Kami

Kami mungkin bukan siapa-siapa. Kami hanya sepasang suami istri biasa yang bertemu di waktu dan momen yang tepat, kemudian memutuskan untuk menikah dengan cepat.
Saya, perempuan biasa dengan kemampuan memasak nasi, ceplok telor, mie instan, dan air tentunya. Cukup canggih. Kemudian Mas Al, lelaki biasa yang entah bagaimana mencintai istrinya yang seringkali bertingkah seperti anak-anak, menemaninya jajan sampai jalan-jalan tengah malam, dengan cara luar biasa.
Kami belajar menerima dan mencintai satu sama lain. Kami tidak jatuh cinta. Kami bangun cinta. Ya, berkali-kali jatuh cinta dan berakhir pada kata 'galau', kami sama-sama belajar dari masa lalu.
Kami memang bukan siapa-siapa. Tapi semoga siapapun kalian, yang berkunjung dan membaca blog kami ini, mampu menikmati kebahagiaan dan keseruan rumah tangga yang sedang kami jalani. Lalu rela hati mendoakan kebaikan bagi kami, setiap sebelum beranjak pergi dari blog ini, seperti kami yang dengan senang hati mendoakan kalian, semua pasangan dan calon pasangan di dunia, agar Allah memberkahi kehidupan kalian semua. Aamiin.

Salam hangat,
Cintya & Alief

No comments:

Post a Comment