Wednesday, September 3, 2014

365 Days (and nights) of An Amazing Journey

Late post sebenernya. It's been 365 (+2) days and nights being a wife. Alhamdulillah.
Since the very first time we agreed to take this 'amazing journey' together, we knew it wouldn't always be easy.
Apalagi mengingat kami melalui proses sangat cepat dari perkenalan sampai memutuskan untuk menikah. Yang kenal ataupun pacaran bertahun-tahun saja masih bisa bertengkar hebat saat menjalani pernikahan, bagaimana kami? Tapi, yang sudah kenal ataupun pacaran bertahun-tahun pun belum tentu bisa sampai di jenjang pernikahan. Kami bersyukur tak perlu waktu lama untuk sama-sama yakin untuk berani melangkah ke pernikahan.
Satu tahun menjadi pasangan hidup Mas Al, rasanya seru. Serasa pacaran. Bedanya, boleh meluk-meluk manja ga pake dosa. Hahahaha.

It's a surprise to have these flowers. He never gave me any flowers before. :D

Dalam 365 hari, hidup kami banyak berubah. Kami mengalami banyak sekali evolusi. Dan itu seru. Memulai 2 bulan pertama berumah tangga dengan menumpang di rumah ortu, kemudian pindah ke kontrakan kecil di Jakarta, Mas Al pindah kerja ke tempat yang Insya Allah lebih baik, beli perabotan rumah-rumahan, sampai akhirnya Alhamdulillah saya hamil setelah kurang lebih 5 bulan pernikahan, dan banyak lagi berkah lainnya.
I'm so grateful to Allah for giving me all these blessed things. Mas Al bukan suami yang sempurna. Saya pun jauh dari sosok istri sempurna. Tapi kami sangat bersyukur bisa memiliki satu sama lain. Bersyukur Allah akhirnya mempertemukan kami berdua.
Marriage is a lifetime journey. Semoga kami selalu dilindungi dan diberkahi Allah. Semoga Allah memberikan kami izin untuk melampaui banyak tahun berikutnya, bersama-sama, tetap setia dan saling menjaga. Aamiin.

Friday, June 20, 2014

Cerita Hamil : NGIDAM!

Ada yang bilang, kalau orang hamil punya kepengen itu harus diikutin karena kalau gak anaknya nanti ileran. Amit-amit.. Ada juga yang berpendapat lain bahwa ngidam tuh sebenernya sugesti saja. Whatever they said, ngidam waktu hamil itu buat aku hampir mirip-mirip ngidam kalau jelang haid. Rujak, asinan, dan makanan pedas memang selalu tampak semakin menggiurkan. Bedanya, waktu hamil emang jadi agak-agak mikirin gitu.. Hahaha. Alhamdulillah menurut suami sih, ngidamku sejauh ini masih 'tahap wajar'. Dia ga perlu banting tulang atau hutang-hutang demi beli mobil, misalnya. Hahaha. *ya yang ngidam pun harus tau diri yey! :D
Berikut 'rangkuman' ngidam saya selama 5 bulan lebih kehamilan ini:

  • RUJAK & ASINAN
Ini mah ngidam ter-standar, ya? Hehe. Tapi semenjak sakit typhus, aku ga berani lagi beli rujak atau asinan sembarangan.. I'd prefer to make it at home. Lebih terjamin kebersihannya. :)
  • BUBUR AYAM
Semenjak hamil intensitas mengkonsumsi bubur ayam lumayan meningkat. Padahal sebelum hamil aku kurang suka bubur ayam. Berasa orang sakit kalau makan bubur. Hehe.
  • NASI BERKAT
Ini ngidam 'aneh' pertamaku kayanya. Bener-bener pengen nasi berkat dari pengajian gitu. Hahaha. Alhamdulillah ada tetangga yang menggelar pengajian 4 bulanan, trus mama pun pulang membawa berkat idaman! :D
  • NYANYI ALA KARAOKE
Eh, jangan kira aku punya suara seindah milik Fatin, ya! Namanya juga orang ngidam. Ga peduli suara mirip 'kontestan calon dieliminasi', aku tetep pengen nyanyi. Hahaha. Tapi suami bilang, "Nyanyi di rumah aaja ya, sayang.. Jangan nyanyi di undangan.. Kalo kamu nyanyi di acara undangan, aku mah pulang." Muhahahaha. Asli bakal ngusir tamu-tamu undangan kayanya ini suara.
  • HEADPHONE
Aku pengen banget bisa denger musik pakai headphone yang mirip bantal empuk itu! Dan harus warna pink! Hahaha.
  • KUE CUCUR
Ini semua karena program food travel di salah satu stasiun tv yang aku tonton tadi pagi. Presenternya makan kue cucur lahap banget.. Untung di dekat rumah mama ada yang jual.. Tinggal minta tolong mama beliin, deh! Muhehehe.

Dari semua daftar ngidam aku itu, nyanyi dan headphone yang belum kesampaian. Eh, kue cucur juga belum. Tapi lebih gampang dibanding dua item tadi. Huhuhu.

Tuesday, June 10, 2014

Cerita Hamil : Banyak Makan, Typhus Datang

5 months of happiness
Nafsu makanku bertambah semenjak hamil pertama ini. Mungkin bisa 3-4 kali lipat. Apalagi di awal-awal kehamilan. Julukan 'mama dino' pun melekat padaku. Hahaha.
Alhamdulillah memang, selain nafsu makanku yang sangat baik, ngidamku pun tak sampai (maaf) muntah-muntah. Hanya saja ternyata nafsu makan yang layaknya mama dino itu justru menjadi salah satu penyebab aku terserang gejala typhus saat kehamilanku memasuki usia 11 minggu. Makanan yang (mungkin) kurang bersih adalah penyebab utamanya. Jadi, meski sudah 'cuti' dari pekerjaan-pekerjaan berat tubuhku tetap menyerah pada typhus. Selain gejala typhus, aku juga terserang infeksi saluran pernafasan karena pulang pergi diantar suami naik motor tanpa jaket atau masker. Aku pun harus rela bermalam di rumah sakit 5 hari lamanya, setelah satu minggu bertahan istirahat di rumah karena takut jarum infus. :D
Perut sudah mulai kelihataaan! Yeyey!
Berhubung hamil, obat-obatan yang diberikan tak bisa sembarang. Termasuk untuk infeksi pernafasan, yang akhirnya diobati dengan terapi uap 3 kali sehari selama 5 hari. Pemulihan pun jadi lebih lama. Btw, demamku turun justru setelah minum Vermint, obat dari ekstrak cacing. Gampang dibeli di apotek-apotek dan yang pasti aman untuk ibu hamil. *tips* :D
Berat badan yang sudah naik 4kg jadi terpangkas sebanyak 3kg karena sakit. Gimana ga turun, makanan orang sakit typhus ga ada yang enak! :(
Alhamdulillah dede bayi berat badannya tetap naik meski bundanya jadi makin kurus. SpOg-ku pun menyuruhku menaikkan berat badan lagi. Semangat 45! Mama dino harus kembali! Hahaha. Dengan catatan, semua makanan harus diperhatikan kebersihannya.
Kapok dengan kebiasaan jajan sembarangan, aku jadi ekstra hati-hati pada semua makanan yang masuk ke mulutku. Ada dede bayi, ga boleh sakit lagi! No more rujak dan jajanan pinggir jalan lagi, deh. Demi anak kesayangan. Kalau mau rujak atau asinan, aku buat sendiri atau lebih enak lagi minta tolong mama membuatnya. Muhehehe. Rajin minum susu, makan buah yang dicuci dengan air matang dan kupas kulitnya, hindari MSG sebisa mungkin, banyak asupan sayur dan ikan, juga cemilan-cemilan yang sehat menjadi tips pribadi untuk kehamilanku. Oya, karena sudah memasuki usia 5 bulan kehamilan, aku mulai minum air kelapa hijau. Tapi jangan sering-sering, ya. Kecuali kehamilannya sudah masuk usia 7-9 bulan. Air kelapa hijau itu bagus untuk membersihkan bakteri, virus, dan kotoran lain dalam rahim.. Jadi baik juga untuk dede bayi.. Itu aku dapat dari 'resep' ibu-ibu hamil, website dan blog-blog kesehatan dan kehamilan..
Semoga aku dan dede bayi sehat walafiat selalu.. Aamiin.. :)

Thursday, June 5, 2014

5 Months of Happiness





You are my sunshine..
My only sunshine..
You make me happy..
When skies are gray..
You'll never know, Dear..
How much I love you..
Please don't take my sunshine away..

-You Are My Sunshine by Elizabeth Mitchell-



Tuesday, January 21, 2014

Memasak Itu Sederhana. Really?

First post in 2014! Akhirnya posting lagi di sini setelah hybernate untuk beberapa saat. Haha.
Jadi, since last November we moved to Jakarta. Ngontrak. Yeeey! Seneng karena kami bisa belajar mandiri. Sedih karena harus pisah sama mama dan mesin cuci, juga masakan mama. Hahaha.
Mesin cuci bukan hal sepele, Pemirsa. Mencuci dengan tangan itu olahraga sekali! *sukurin*
Nah, soal memasak ini another story. Awalnya aku pikir untuk membeli makanan siap saji saja, toh kami cuma berdua. Tapi ternyata bosan juga ya harus mikir, "Mau makan apa nanti?"
Mulailah aku belajar memasak sendiri. Menu masakan pertamaku adalah orek tempe dan sayur kangkung. Hasilnya? Hmm.. Orek tempe yang harusnya jadi menu paling mudah dimasak berubah jadi batu mangkok karena hangus. Kebanyakan kecap kurang minyak, gosong! Ahahahaha. Beruntung masih ada sayur kangkung yang rasanya biasa aja tapi masih layak dimakan manusia. Aku jadi trauma sama orek tempe. Muhehehe.
Tapi belajar itu kan proses yang tak berhenti, ya. Nanya resep sama mama sampai googling berbagai resep sederhana adalah beberapa upaya demi bisa masak makanan manusia. Hahaha. Lama kelamaan, masakan-masakan yang aku buat sebagai uji coba pun semakin layak makan. Senang bukan main kalau lihat suami sampai nambah makannya karena masakan yang aku buat rasanya enak. Well, bahagia itu sederhana. Hahaha.
Buat yang sebelumnya hobi dan bisa, memasak mungkin bukan cerita istimewa. Tapi lain cerita buatku, ya. Hehe. Memasak itu sederhana, proses belajarnya yang istimewa. :)


This is it! Makanan manusia! :D

Friday, November 1, 2013

Do I Pregnant?

Assalamualaikum!

Today is our 2 months wedding anniversary! *potong tumpeng* Hahaha.
Ada apa saja selama dua bulan ini? Apa saja yang sudah kami lalui? Hmm.. Banyak. "Ini masih di pantai," kalau kata Mama. Yes, 'pantai' sebagai analogi riak-riak rumah tangga yang kami lalui sejak resmi berstatus suami-istri. Trus gimana ombaknya?? Ah, ga mau bayangin dulu. Stress. Hehehe.
Ngomong-ngomong soal stress, these few days saya sering banget ngerasa stress, sedih, galau, dilema, labil. Hahaha. Dan penyebabnya cuma hal-hal yang kalau dipikir secara logika adalah hal sepele. Misalnya, lihat harga rumah yang selangit terus nengok struk gaji yang Alhamdulillah-ga-perlu-ikut-demo-buruh. Muhehe. Saya sampai berkali-kali istighfar karena merasa kufur nikmat. Masih bagus bisa punya gaji cukup, yang belum punya rumah tuh bukan saya dan suami saja! Itu logikanya. Tapi kalau mood lagi drop, ga mempan itu logika. Air mata pun reumbay (mengalir deras). Hahaha.
Agak bingung juga sebenarnya sama perubahan mood akhir-akhir ini yang cenderung sering sedih. Saya pun gampang sakit. Singkat cerita, saya pun browsing tanda-tanda kehamilan. Kan katanya perempuan hamil tuh sering gampang sedih, ya? Akhirnya saya menemukan '17 Tanda Kehamilan' dari situs www.parenting.co.id :

  1. Payudara Bengkak (saya: checked. Saya masih berpikir ini gejala PMS seperti biasanya.)
  2. Sering Lelah (saya: checked. Mungkin ini karena jarak rumah-kantor yang cukup jauh.)
  3. Mual (saya: checked. Masuk angin barangkali.)
  4. Sering Buang Air Kecil (saya: checked. Nah, ini yang aneh. Saya jadi gampang beser. Sehabis mandi bisa 2 atau 3 kali ingin pipis lagi.)
  5. Sakit Kepala (saya: checked. Saya punya migraine dan akhir-akhir ini gampang kambuh.)
  6. Sakit Punggung
  7. Perut Kram
  8. Ngidam atau Menolak Makanan Tertentu (saya: checked)
  9. Sembelit dan Kembung
  10. Perubahan Mood (saya: checked)
  11. Peningkatan Suhu Tubuh
  12. Sensitif Pada Bau
  13. Pusing dan Pingsan (saya: checked. Terakhir sampai sesak nafas, meski tanpa pingsan. Padahal saya belum pernah sesak nafas seperti itu sebelumnya.)
  14. Vlek
  15. Gejala PMS (saya: checked)
  16. Positif Tes Kehamilan
  17. Ada Janin yang Berkembang Dalam Rahim
Ada 9 gejala di antaranya saya alami. Do I pregnant? I don't know yet. Mungkin sekitar satu minggu lagi belum haid baru saya beli test pack, yaa. :)

XOXO
Cintya

Thursday, September 26, 2013

Here They Are: My Handmade Seserahan!

 Assalamualaikum!
TGIF! Akhirnya Jumat tibaaa... Senangnya ya kalau sudah hari Jumat. Hihi.
Well, meski kerjaan akan datang bertubi-tubi *halah* di hari jelang weekend ini, let's celebrate this happy Friday! Aku mau posting beberapa foto hasil karyaku untuk pernikahan kami kemarin. Yes, berhubung suka banget crafting, berbekal blogging dan googling sana sini, I made them by myself dan dibantu Teh Shita untuk seserahan simbolis. Muhehehe.
Setelah mahar uang, kini giliran 'rombongan seserahan' yang mejeng di blog. Wohooo! Here they are!

Make Up + Baju Tidur
Di mana bajunya? See the barbie! Aku sulap piyamaku jadi baju barbie.  Haha

Bag + Shoes
Ceritanya mau bikin ala harta karun. I put my handmade necklaces, some of my craft things, and also a 'blink2 materials' there.

Underwears + Towel
Kura-kura, cumi-cumi, ikan dan bebek. So, underwears aku sulap jadi binatang air semua ya... :D

Mukena + Sajadah
Nah, yang ini kreasi spesial dari Teh Shita. Baik banget bantuin hiasin mukena ini jadi masjid.
Aku kecapean dan dia datang dengan bantuan! Haha. Thank you, Teh! :*
As I said, hasilnya mungkin ga sebagus pengrajin mahar dan seserahan yang profesional, tapi aku senang dan  cukup puas lihat hasil karya sendiri. Hihi.