Late post sebenernya. It's been 365 (+2) days and nights being a wife. Alhamdulillah.
Since the very first time we agreed to take this 'amazing journey' together, we knew it wouldn't always be easy.
Apalagi mengingat kami melalui proses sangat cepat dari perkenalan sampai memutuskan untuk menikah. Yang kenal ataupun pacaran bertahun-tahun saja masih bisa bertengkar hebat saat menjalani pernikahan, bagaimana kami? Tapi, yang sudah kenal ataupun pacaran bertahun-tahun pun belum tentu bisa sampai di jenjang pernikahan. Kami bersyukur tak perlu waktu lama untuk sama-sama yakin untuk berani melangkah ke pernikahan.
Satu tahun menjadi pasangan hidup Mas Al, rasanya seru. Serasa pacaran. Bedanya, boleh meluk-meluk manja ga pake dosa. Hahahaha.
![]() |
| It's a surprise to have these flowers. He never gave me any flowers before. :D |
Dalam 365 hari, hidup kami banyak berubah. Kami mengalami banyak sekali evolusi. Dan itu seru. Memulai 2 bulan pertama berumah tangga dengan menumpang di rumah ortu, kemudian pindah ke kontrakan kecil di Jakarta, Mas Al pindah kerja ke tempat yang Insya Allah lebih baik, beli perabotan rumah-rumahan, sampai akhirnya Alhamdulillah saya hamil setelah kurang lebih 5 bulan pernikahan, dan banyak lagi berkah lainnya.
I'm so grateful to Allah for giving me all these blessed things. Mas Al bukan suami yang sempurna. Saya pun jauh dari sosok istri sempurna. Tapi kami sangat bersyukur bisa memiliki satu sama lain. Bersyukur Allah akhirnya mempertemukan kami berdua.
Marriage is a lifetime journey. Semoga kami selalu dilindungi dan diberkahi Allah. Semoga Allah memberikan kami izin untuk melampaui banyak tahun berikutnya, bersama-sama, tetap setia dan saling menjaga. Aamiin.

No comments:
Post a Comment